WAKTU
Apakah sesungguhnya waktu itu?
Benarkah waktu itu eksis?
Waktu "ada" karena adanya dimensi ruang.
Kita mengenal "waktu bumi" karena tinggal di planet bumi dimana semua "waktu" diukur dari pergerakan bumi mengitari porosnya (hari), bulan mengelilingi bumi (bulan) dan bumi mengitari matahari (tahun).
Tapi di angkasa yang bebas dari gravitasi maka ukuran waktu menjadi lebih kompleks dan relatif lagi.
Kita hidup dalam batasan2 ruang dan waktu.
Evolusi pada tingkat yang paling tinggi dari makhluk berwujud adalah untuk terbebas dari ruang dan waktu.
Abadi dan ada dimana-mana.
Itulah yang dalam bahasa agama disebut dengan istilah Tuhan.
Tapi Tuhan yang ada dalam pikiran kita bukanlah Tuhan yang sebenarnya karena semua pikiran kita cenderung palsu karena masih terbelenggu oleh dimensi ruang waktu.
Untuk mengenal Tuhan harus terbebas dari ruang waktu.
Dan monad kita butuh waktu sekitar 4,32 milyar tahun untuk bisa mengenali DiriNya sendiri itu.
Saat itulah kesadaran kita akan paham dan bisa mengalami langsung bahwa dimensi ruang waktu tidak lebih dari bayangan tangan kita sendiri.
Salam waras
Apakah sesungguhnya waktu itu?
Benarkah waktu itu eksis?
Waktu "ada" karena adanya dimensi ruang.
Kita mengenal "waktu bumi" karena tinggal di planet bumi dimana semua "waktu" diukur dari pergerakan bumi mengitari porosnya (hari), bulan mengelilingi bumi (bulan) dan bumi mengitari matahari (tahun).
Tapi di angkasa yang bebas dari gravitasi maka ukuran waktu menjadi lebih kompleks dan relatif lagi.
Kita hidup dalam batasan2 ruang dan waktu.
Evolusi pada tingkat yang paling tinggi dari makhluk berwujud adalah untuk terbebas dari ruang dan waktu.
Abadi dan ada dimana-mana.
Itulah yang dalam bahasa agama disebut dengan istilah Tuhan.
Tapi Tuhan yang ada dalam pikiran kita bukanlah Tuhan yang sebenarnya karena semua pikiran kita cenderung palsu karena masih terbelenggu oleh dimensi ruang waktu.
Untuk mengenal Tuhan harus terbebas dari ruang waktu.
Dan monad kita butuh waktu sekitar 4,32 milyar tahun untuk bisa mengenali DiriNya sendiri itu.
Saat itulah kesadaran kita akan paham dan bisa mengalami langsung bahwa dimensi ruang waktu tidak lebih dari bayangan tangan kita sendiri.
Salam waras
Komentar
Posting Komentar