Postingan

Funhsi Tombol Pada Keyboarad

Ctrl + A : Select All Ctrl + B : Bold Ctrl + C : Copy Ctrl + D : Font Ctrl + E : Center Alignment Ctrl + F : Find Ctrl + G : Go To Ctrl + H : Replace Ctrl + I : Italic Ctrl + J : Justify Alignment Ctrl + K : Insert Hyperlink Ctrl + L : Left Alignment Ctrl + M : Incrase Indent Ctrl + N : New Ctrl + O : Open Ctrl + P : Print Ctrl + Q : Normal Style Ctrl + R : Right Alignment Ctrl + S : Save / Save As Ctrl + T : Hanging Indent Ctrl + U : Underline Ctrl + V : Paste Ctrl + W : Close Ctrl + X : Cut Ctrl + Y : Redo Ctrl + Z : Undo Ctrl + 1 : Single Spacing Ctrl + 2 : Double Spacing Ctrl + 5 : 1,5 lines Ctrl + Esc : Start Menu F1 : Menjalankan fungsi pertolongan yang disediakan pada Word F2 : Megubah nama suatu file/folder F3 : Menjalankan perintah AutoText F4 : Mengulangi perintah sebelumnya F5 : Menjalankan perintah Find and Replace atau Goto F6 : Menjalankan Perintah Other Pane F7 : Memeriksaan kesalahan ketik dan ejaan teks (spelling) F8 : Awal perintah penyorotan/pemilihan teks atau objek...
MENGAPA NU BIJAKSANA SEDANG WAHABI TIDAK Saya pernah membaca artikel “Mengapa NU lucu sedang Muhammadiyah tidak” yang ditulis oleh seseorang yang saya lupa namanya. Nah kali ini saya akan menulis hal yang senada tapi tak sama yaitu tentang : “Mengapa NU Bijaksana sedang Wahabi Tidak.” Ulama-ulama NU lebih bijaksana daripada ulama-ulama Wahabi karena mereka tidak hanya menggunakan kecerdasan intelektualnya saja tapi juga kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualnya sedang ulama Wahabi seringkali hanya mengandalkan kecerdasan akalnya semata. Ulama-ulama NU menggunakan tidak hanya otak kirinya tapi juga otak kanan dan hati nuraninya sedang ulama Wahabi cenderung lebih menekankan pada otak kirinya saja. Ulama NU tidak hanya mengandalkan kitab yang tertulis saja tapi juga menggunakan kitab alam semesta yang tak tertulis sedang ulama Wahabi cenderung hanya mengandalkan apa yang tertulis saja (dogmatis & tekstual). Saya bahkan cenderung menganggap kaum Wahabi sebagai kaum penyembah ki...
ISTILAH-ISTILAH DALAM KOMUNISME Belajar sedikit soal istilah-istilah dalam Komunisme yuuk.... Biar ga gagal paham kayak mereka yang suka teriak PKI tapi ga paham bedanya antara komunisme dengan atheisme, liberalisme, kapitalisme dll. Berikut ini adalah sebagian definisi dasar mengenai istilah-istilah yang berkaitan dengan komunisme sebagai sebuah ideologi, teori dan sistem sosial-politik : Marxisme adalah sebuah paham yang berdasar pada pandangan-pandangan Karl Marx, (1818 –1883)  seorang filsuf, sosiolog, pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. Marx menyusun sebuah teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial, dan sistem politik. Pengikut teori ini disebut sebagai Marxis. Dialektika Materialisme adalah sebuah filsafat ilmu dan alam, yang berdasarkan pada tulisan-tulisan Karl Marx, dan berkembang besar di Rusia dan Uni Soviet. Terinspirasi dari tradisi filsafat dialektik dan materialis, filsafat tersebut meyakini perubahan alam dan keadaan kua...
KENAPA NEGARA SEKULER LEBIH MAJU? Adakah negara yang mencampur urusan politik dan agama dan menjadi negara maju? Tidak ada. Adakah negara yang hancur dan pecah belah karena pertikaian sekte dan isu agama yang dibawa ke ranah politik? Banyak. Adakah negara yang tidak mencampur antara urusan agama dengan urusan politik dan menjadi negara maju? Banyak. Maaf jika saya terlalu jujur tapi itu adalah fakta. Tanpa pemahaman spiritual dan kedewasaan mental yang baik maka agama bisa jadi malah mempertebal ego dan menumpulkan akal sehat & hati nurani. Dan bekal psikologis semacam itu apabila dibawa ke urusan politik bisa berbahaya karena orang bisa berusaha menjatuhkan dan menghabisi lawan politik dengan cara memicu kebencian berdasar sentimen agama serta melakukan penyalahgunaan dan kesewenang-wenangan dengan berlindung di balik topeng agama. Eropa abad pertengahan adalah buktinya dimana agama dijadikan sebagai tirani yang mengatur dan mengendalikan seluruh sendi kehidupan masyarakat namun j...
HILANGNYA AKAL SEHAT & RASA KEMANUSIAAN Umat yang disini selalu teriak Save Palestina dan Save Rohingya (dan juga teriak Bunuh Ahok) hanya ribut memaki dan menyebar fitnah serta kebencian pada Jokowi hanya karena ambisi dan syahwat berkuasa. Sementara nun jauh disana ada negeri sesama muslim yang diserang dan dihajar oleh militer Saudi sehingga puluhan ribu tewas dan ribuan anak mati kelaparan (dan banyak bayi dan anak yang hanya bisa makan daun). Gilanya lagi alat perang dan pasukan militer Saudi dibiayai atau sebagiannya diambil dari hasil industri haji dari umat yang datang dari seluruh penjuru dunia. Dan mereka yang dulu teriak Save Palestina dan Save Rohingya tiba-tiba saja mendadak menjadi bisu, buta dan tuli saat saudaranya dibantai oleh sesamanya sendiri hanya karena alasan “Yaman bukan saudara kami karena mereka beraliran Syiah”. Gila ga? Padahal satu orang Palestina yang tewas dibunuh militer Israel saja mereka bisa kompak demo di seluruh dunia. Lha ini yang sudah puluhan...
WAKTU Apakah sesungguhnya waktu itu? Benarkah waktu itu eksis? Waktu "ada" karena adanya dimensi ruang. Kita mengenal "waktu bumi" karena tinggal di planet bumi dimana semua "waktu" diukur dari pergerakan bumi mengitari porosnya (hari), bulan mengelilingi bumi (bulan) dan bumi mengitari matahari (tahun). Tapi di angkasa yang bebas dari gravitasi maka ukuran waktu menjadi lebih kompleks dan relatif lagi. Kita hidup dalam batasan2 ruang dan waktu. Evolusi pada tingkat yang paling tinggi dari makhluk berwujud adalah untuk terbebas dari ruang dan waktu. Abadi dan ada dimana-mana. Itulah yang dalam bahasa agama disebut dengan istilah Tuhan. Tapi Tuhan yang ada dalam pikiran kita bukanlah Tuhan yang sebenarnya karena semua pikiran kita cenderung palsu karena masih terbelenggu oleh dimensi ruang waktu. Untuk mengenal Tuhan harus terbebas dari ruang waktu. Dan monad kita butuh waktu sekitar 4,32 milyar tahun untuk bisa mengenali DiriNya sendiri itu. Saat itulah ke...
TIDAK ADA LAGI KAFIR DI INDONESIA Munas NU menghasilkan sebuah fatwa menarik : tidak ada lagi kafir di Indonesia. Orang boleh berbeda agama, tetapi semua masyarakat Indonesia tidak ada yang layak disematkan kata kafir. Bagi yang bukan beragama Islam, NU menyebutnya non-muslim. Artinya bagi warga NU, mengkafirkan orang lain sama dengan berbuatan buruk. Sebab kafir atau tidaknya orang lain, itu semata hak Allah. Bukan hak manusia. Menurut sebagian ahli, dalam Alquran kata kafir disematkan kepada kaum yang jelas-jelas menentang Nabi. Mereka yang bertemu Nabi, melihat cara hidupnya, mendengar ajarannya langsung, tetapi malah melawannya. Kepada merekalah predikat kafir disematkan. Sedangkan pada orang yang berbeda agama yang hidup di Madinah misalnya, Rasul tidak pernah menyebut mereka kafir. Apa yang dihasilkan para kyai dan sesepuh NU ini, pasti membuat beberapa orang protes. Khususnya mereka yang beragama dengan cara membenci. Coba lihat, semua yang kebakaran celana dalam orangnya itu-it...