KENAPA NEGARA SEKULER LEBIH MAJU?
Adakah negara yang mencampur urusan politik dan agama dan menjadi negara maju? Tidak ada.
Adakah negara yang hancur dan pecah belah karena pertikaian sekte dan isu agama yang dibawa ke ranah politik? Banyak.
Adakah negara yang tidak mencampur antara urusan agama dengan urusan politik dan menjadi negara maju? Banyak.
Maaf jika saya terlalu jujur tapi itu adalah fakta. Tanpa pemahaman spiritual dan kedewasaan mental yang baik maka agama bisa jadi malah mempertebal ego dan menumpulkan akal sehat & hati nurani. Dan bekal psikologis semacam itu apabila dibawa ke urusan politik bisa berbahaya karena orang bisa berusaha menjatuhkan dan menghabisi lawan politik dengan cara memicu kebencian berdasar sentimen agama serta melakukan penyalahgunaan dan kesewenang-wenangan dengan berlindung di balik topeng agama.
Eropa abad pertengahan adalah buktinya dimana agama dijadikan sebagai tirani yang mengatur dan mengendalikan seluruh sendi kehidupan masyarakat namun justru menghasilkan kebobrokan dan kemunduran. Belajar dari hal itu maka dunia Barat mulai memisahkan antara urusan agama dan urusan politik dan hasilnya peradaban mereka tumbuh dan melesat secara luar biasa. Sementara itu Timur Tengah justru sedang kecanduan agama dan selalu membawanya ke dalam urusan politik sehingga negara-negara tersebut terus membara dan terjebak dalam konflik sektarian. Kesalahan Eropa di abad pertengahan kini sedang diulangi oleh negara-negara di Timur Tengah.
Semua ada kelebihan dan kekurangannya. Terlalu bebas seperti negara-negara Barat tentu juga mengandung kelemahan. Terlalu mabok dogma seperti Pakistan, Afghanistan, Irak, Suriah dan lain-lain tentu juga akan mengundang petaka. Mencari jalan tengah di antara keduanya adalah sebuah tantangan bagi bangsa religius seperti Indonesia ini.....
Salam Waras
Adakah negara yang mencampur urusan politik dan agama dan menjadi negara maju? Tidak ada.
Adakah negara yang hancur dan pecah belah karena pertikaian sekte dan isu agama yang dibawa ke ranah politik? Banyak.
Adakah negara yang tidak mencampur antara urusan agama dengan urusan politik dan menjadi negara maju? Banyak.
Maaf jika saya terlalu jujur tapi itu adalah fakta. Tanpa pemahaman spiritual dan kedewasaan mental yang baik maka agama bisa jadi malah mempertebal ego dan menumpulkan akal sehat & hati nurani. Dan bekal psikologis semacam itu apabila dibawa ke urusan politik bisa berbahaya karena orang bisa berusaha menjatuhkan dan menghabisi lawan politik dengan cara memicu kebencian berdasar sentimen agama serta melakukan penyalahgunaan dan kesewenang-wenangan dengan berlindung di balik topeng agama.
Eropa abad pertengahan adalah buktinya dimana agama dijadikan sebagai tirani yang mengatur dan mengendalikan seluruh sendi kehidupan masyarakat namun justru menghasilkan kebobrokan dan kemunduran. Belajar dari hal itu maka dunia Barat mulai memisahkan antara urusan agama dan urusan politik dan hasilnya peradaban mereka tumbuh dan melesat secara luar biasa. Sementara itu Timur Tengah justru sedang kecanduan agama dan selalu membawanya ke dalam urusan politik sehingga negara-negara tersebut terus membara dan terjebak dalam konflik sektarian. Kesalahan Eropa di abad pertengahan kini sedang diulangi oleh negara-negara di Timur Tengah.
Semua ada kelebihan dan kekurangannya. Terlalu bebas seperti negara-negara Barat tentu juga mengandung kelemahan. Terlalu mabok dogma seperti Pakistan, Afghanistan, Irak, Suriah dan lain-lain tentu juga akan mengundang petaka. Mencari jalan tengah di antara keduanya adalah sebuah tantangan bagi bangsa religius seperti Indonesia ini.....
Salam Waras
Komentar
Posting Komentar